Pengikut

MENANAM BAMBU HARAPAN MASA DEPAN

Kelestarian mata air dan konservasi lahan

Pertanian dan Pariwisata

Agrowisata adalah alternatif upaya peningkatan kesejahteraan Petani Borobudur

Dampak Pelaksanaan Sekolah Lapang SRI

Tercapainya swasemabada pangan merupakan tujuan kita semua. Dengan SL SRI ternyata peoduksi padi meningkat

Penyuluh in Action

Inilah aksi nyata penyuluh dalam bentuk foto tanpa arahan ternyata penyuluh kita fotogenik juga

Rapat Koordinasi 2014

Rapat Bersama Koordinator PP Kec. Borobudur Dwi Kustanto, S.PKP

Tampilkan postingan dengan label Materi Penyuluhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Penyuluhan. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2013

Pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal)

MOL(Mikroorganisme Lokal) adalah sebuah fermentor dengan bahan dasar lokal, merupakan bagian dari Teknologi NOSC. Bahan yang dipakai mudah diperoleh, disamping itu komposisi bahan dibuat multi fungsi . Mol ini bisa digunakan untuk membuat pupuk organik ataupun bisa digunakan sebagai kocoran untuk tanaman. Cara pembuatannya cukup mudah :

BAHAN :
Ø  Sabut Kelapa
Ø  Molase
Ø  Bonggol Pisang
Ø  Buah Maja
Ø  Daun Kleresede
Ø  Tepung Beras/Air leri
Ø  Air sumur
Alat :
Ø  Ember 40 ltr
Ø  Sabit/Pencacah
Ø  Pengaduk
Ø  Kertas HVO
Ø  Tali
Cara Pembuatan :
1.      Bonggol  Pisang dicuci, dibersihkan dari tanah yang menempel, dicincang untuk mengeluarkan airnya.
2.      Siapkan ember , tuangkan air 10-15 ltr. Masukkan molase sampai jika dicicipi terasa manis.
3.      Masukkan tepung beras 1-2 0ns atau air leri  ke dalam larutan  aduk  sampai merata.
4.      Bonggol pisang yang telah dihancurkan dimasukkan ke lautan molase. Daun klereside beserta  isi buah maja dimasukkan dalam larutan.
5.      Ember ditutup dengan kertas koran dan di ikat tali, biarkan selama 3 hari. Lindungi dari hujan dan sinar matahari langsung.
6.      Pada hari ke 3 dilakukan pengamatan , jika tercium bau tape menandakan bahwa fermentasi berjalan dengan baik, jika bau tape tidak tercium atau tercium bau badek maka tambahkanlah molase sebagai nutrisi untuk mikroorganisme.
7.       MOL akan jadi setelah hari ke 15 siap digunakan.

Senin, 09 September 2013

Pembuatan Jamu Ternak


I. PENGERTIAN
Jamu ternak adalah jamu yang dibuat dari ramuan empon empon dengan proses fermentasi, berguna untuk kesehatan dan pertumbuhan ternak.
II. CARA PEMBUATAN
A.   Bahan-bahan :
1.     Bawang putih       1/2 ons.
2.     Kencur                 1/2 ons
3.     Jahe                      1/2 ons
4.     Kunyit                  1/2 ons
5.     Laos                     1/2 ons
6.     Sirih                      1/2  ons
7.     EM4                     100 cc
8.     Mulase                 200 cc
9.     Air sumur/tanah   3,7  L


B.   Proses :
1.     Bahan bahan diatas diblender dengan diberi air secukupnya.
2.     Diperas dan disaring. Air saringan ditambah EM4, mulase dan air sehingga adonan tsb menjadi 4 liter.
Kemudian masukkan kedalam jrigen plastik dan ditutup rapat
selama 2 – 4 hari, langsung dapat digunakan jangan lupa kocok dahulu. Jamu tersebut tahan disimpan sampai 2 bulan.
 III. PENGGUNAAN
Untuk minum ternak segala umur :
Dosis 5 sendok makan + mulase 5 sendok makan + air 10 liter.
 IV. KHASIAT
1.     Memberi daya tahan terhadap penyakit, ternak tambah kuat.
2.     Mengobati unggas yang sakit :
Berak hijau, kolera, mencret, kurang nafsu makan dll.
3.     Menghilangkan bahu kotoran.
4.     Membentuk mutu telur/daging lebih baik.
5.     Kembung pada kelinci, kambing dll.


·        DENGAN MENDENGAR SAYA MENJADI INGAT.
·        DENGAN MEMBACA SAYA MENJADI TAHU.
·        DENGAN MENCOBA SAYA MENJADI BISA. 


Pembuatan Urea Molase Blok

 
I. PENGERTIAN UMB
 UMB adalah makanan tambahan untuk ternak Sapi; Kerbau; Kambing dan Domba, berbentuk padat yg kaya zat-zat makanan, terbuat dari bahan utama berupa molase sebagai sumber energi, urea sebagai sumber nitrogen (protein), bekatul, zat-zat makanan dan mineral serta bahan lain sebagai pengeras.
 II. MANFAAT UMB
1. Meningkatkan populasi mikroorganisme dalam rumen.
2. Meningkatkan sintesa protein oleh mikroba didalam rumen.
3. Meningkatkan daya cerna pakan.
4. Meningkatkan nafsu makan ternak.
5. Meningkatkan produktifitas ternak.
 III. CARA PEMBUATAN
A. KOMPOSISI BAHAN
 Molase 30 %
Urea 8 %
Garam dapur 3 %
Dedak 50 %
Mineral sapi 1 %
Kapur 8 % dari total formula.
 B. PROSES PEMBUATAN
1. Campurkan Bahan, kecuali molase.
2. Setelah tercampur, baru tambahkan molase lalu dicampur.
3. Setelah itu adonan dicetak dan dipadatkan menggunakan alat cetakan.
 IV. CARA PEMBERIAN
 1. UMB dikonsumsi ternak dengan cara menjilat. UMB posisi menggantung dikandang atau diletakkan dalam tabung bambu yang diberi lubang untuk menjilat. Diberikan pada pagi hari.
2. Untuk sapi dan kerbau : 350 gram UMB per ekor/ hari.
3. Untuk kambing dan domba : 120 gram UMB per ekor/hari.

Jumat, 06 September 2013

IB KAMBING DI DESA GIRIPURNO

IB (Inseminasi Buatan) atau lebih kita kenal dengan Kawin Suntik merupakan suatu proses perkawinan yang dilaksanakan dengan mamasukkan semen ke saluran reproduksi ternak betina oleh manusia yang meniru proses alami. Salah satu metode untuk meningkatkan produktifitas kambing kacang adalah dengan cara perbaikan mutu genetik melalui persilangan (cross breeding) yang hasilnya relatif cepat dan cukup memuaskan.
Persilangan dapat dilakukan melalui perkawinan alam dan teknologi Inseminasi Buatan. Apabila perkawinan ini dilakukan secara alami, maka sekali ejakulasi

Kamis, 05 September 2013

Pengenalan NOSC Back to Nature


Kondisi alam saat ini dirasakan tidak bersahabat oleh petani, usaha pertanian merupakan usaha berbiaya tinggi. Sementara hasil panen yang tinggi tidak menjamin mendapatkan hasil yang optimal karena harga jual ditentukan oleh pasar dalam arti petani tidak memiliki nilai tawar yang tinggi.
Salah satu alternatif pemecahan masalah ini dengan usaha pertanian organik, produk pertanian organik semakin diminati oleh masyarakat luas. produk pertanian organik akan lebih mudah menembus peluang ekspor.
Masyarakat telah menyadari bahwa produk hasil pertanian secara umum telah tercemari oleh residu pestisida sehingga produk seperti ini tidak memenuhi unsur higienis makanan. Penyebab penyakit yang diderita oleh orang saat ini adalah mengonsumsi makanan yang tercampur residu pestisida kimia.
Tanah adalah salah satu komponen penting dalam usaha tani, tanah yang terus menerus terpapar oleh unsur kimia sintetis/Produk Pabrikan menjadi berkurang kesuburannya, menjadi pejal menyulitkan dalam pengolahan.
Mengatasi itu semua maka kembali ke Organik menjadi solusi terbaik. NOSC Nagrak Organik SRI Center menawarkan sebuah falsafah kehidupan organik. NOSC tidak menjual sebuah produk akan tetapi menjual sebuah cara hidup.

bersambung